Menjadi Duta Bahasa Mengembalikan Identitas Bangsa - Dwi Sulistiyo

Breaking

Monday, April 17, 2017

Menjadi Duta Bahasa Mengembalikan Identitas Bangsa


Sosialisasi Duta Bahasa Provinsi Bengkulu - Kelas Prestasi

Duta Bahasa merupakan ajang pemilihan putra dan putri Indonesia yang bertujuan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali Bahasa Indonesia yang sudah tergerus bahasa-bahasa gaul yang entah darimana asalnya. Bahasa gaul seperti “unchhh”, “cetar” dan lain sebagainya yang tidak ada dalam KBBI justru lebih diketahui dan digunakan sebagai bahasa sehari-hari terutama dikalangan remaja dibandingkan dengan bahasa Indonesia yang sebenarnya. Coba tanyakan, apa itu gawai? Apa itu pelantang? Pasti banyak yang tidak bisa menjawab, padahal itu merupakan kata asli bahasa Indonesia, gawai berarti handphone dan  pelantang adalah microphone. Lain lagi dengan bahasa inggris, banyak pemuda-pemudi Indonesia yang lebih bangga dan merasa lebih keren ketika berbicara menggunakan bahasa Ingris. Padahal Bahasa merupakan salah satu identitas yang harus dipertahankan jika tidak ingin kehilangan identitas dimasa yang akan datang.


Setelah mengikuti acara Temu Sapa Duta Bahasa yang diadakan oleh komunitas Kelas Prestasi Universitas Bengkulu, didapat nih tahapan dan beberapa tips dan trik supaya terpilih menjadi Duta Bahasa tingkat provinsi.

1. Test UKBI
Test ini adalah tofl nya Indonesia, “walaupun tidak se-terkenal toefl tapi test ini sulit juga”, kata salah satu duta bahasa nasional. Dalam test ini terdapat tiga bagian, yaitu membaca, mendengarkan dan telaah kaidah, untuk lebih jelasnya cek website ukbi.kemdikbud.go.id  sedangkan tips agar bisa mengerjakan UKBI ini yaitu sering- sering mengerjakan soal UN SMA, ya karena mirip seperti itu.
2. Wawancara


Wawancawa ini dilakukan kalau UKBI memenuhi standar, dalam test wawancara juga akan ditanya berbagai hal tentang diri kalian seperti bakat dan kebisaan bahasa asing, tapi yang harus diingat bahasa asing hanyalah nilai tambah karena pada duta bahasa yang diutamakan adalah Bahasa Indonesia. Sedangkan untuk bakat, bukan berarti kalian harus bisa nyanyi, nari dan sebagainya. Bakat disini bisa juga atau bahkan dianjurkan yang berkaitan dengan bahasa, seperti pantun, puisi, pembawa acara dan lain sebagainya. Jadi bagi yang ingin mengikuti pemilihan ini dianjurkan berlatih dari sekarang untukmasalah bakat ini.
3. Karantina


Dari hasil wawancara akan didapatkan 20 peserta yang terdiri dari 10 wanita dan 10 pria yang akan dipasang-pasangkan. Dalam karantina yang biasanya dilakukan dalam tiga hari ini, peserta akan dilatih dan akan mempelajari banyak hal, salah satunya  seperti cara berbicara yang baik dan benar. Perlu diketahui orang yang pandai berbicara di depan umum sekarang bukan karena kehebatan mereka yang muncul secara tiba- tiba. Hal itu merupakan sesuatu yang perlu dilatih dengan memperbanyak pengalaman dan pengetahuan karena berbicara itu butuh pengetahuan.
4. Final

Hari yang ditunggu-tunggu, pada final ini peserta akan menampilkan bakat mereka dan menjawab peryanyaan dengan tiga bahasa yaitu bahasa indonesia, bahasa daerah dan bahasa asing sehingga tentunya akan ditentukan pemenang yang terpilih dan melanjutkan ke tingkat nasional. Namun sebenarnya menang hanyalah bonus, yang terpenting adalah pengabdian yang dilakukan setelah pemilihan itu. Bagaimana duta bahasa menghadapi permasalahan terkait bahasa- bahasa yang mulai tergantikan oleh bahasa asing, terutama pada kalangan anak muda dan duta bahasa akan melaksanakan program kerja yang telah dibuat saat terpilih menjadi 20 besar.
Sosialisasi Duta Bahasa Provinsi Bengkulu - Kelas Prestasi - PKM UNIB
 


Sekian tentang pemilihan Duta Bahasa, namun tidak harus menjadi duta bahasa untuk melestarikan bahasa kita, bahasa Indonesia. Mari mulai berbicara dengan bahasa indonesia tanpa menambahkan kata-kata yang muncul seiring dengan perkembangan zaman, kata-kata yang akan menghilangkan identitas kita, Bahasa Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Mohon untuk menggunakan kata yang tidak menyinggung unsur SARA. Dan juga tidak menggunakan unsur Phornography. Terima kasih telah mengikuti aturan dalam website ini.

Terima Kasih
Dwi Sulistiyo