Keunggulan, Kekurangan dan Tips Memilih Suplier Untuk Bisnis Dropshiping - Dwi Sulistiyo

Wednesday, November 7, 2018

Keunggulan, Kekurangan dan Tips Memilih Suplier Untuk Bisnis Dropshiping

Apa kabar sobat-sobat semua? Semoga sehat ya.
Kali ini saya akan membahas tentang Keunggulan, Kekurangan dan Tips Memilih Suplier Untuk Bisnis Drpshiping. Baiklah, langsung saja kita mulai dari Pengertian dulu ya..

Pengertian Dropship

Dropship merupakan sistem penjualan secara online dimana penjual tidak harus memiliki modal yang besar untuk menyetok barang. Bahkan penjual pada sistem dropship tidak perlu memikirkan pengemasan dan pengiriman barang karena suplier yang akan melakukannya. Pengirim juga akan tertulis dari penjual bukan dari produsenya sehingga kredibilitas penjual tetap terjaga dengan baik.

Keunggulan Bisnis Dropshiping

  • 1. Tanpa Modal Besar

Bisnis dropship bisa dijalankan tanpa harus mengeluarkan modal yang besar. Pengecer bisa menjual produk secara online melalui situs media sosial (Twitter, Facebook), blog gratis, melalui aplikasi messenger smartphone, dan melalui forum-forum jual beli misalnya seperti kaskus. Tentunya penjual harus mengeluarkan modal untuk biaya internet.
  • 2. Sangat Praktis

Sebagai seorang dropshipper, kita tidak perlu pusing berurusan dengan proses pengadaan barang, proses pengemasan, dan proses pengiriman barang ke konsumen karena semua proses tersebut sudah menjadi tanggungjawab si supplier. Selain itu, kita juga tidak perlu pusing dengan proses perencanaan bisnis yang cukup kompleks yang dilakukan oleh supplier.
  • 3. Dapat Dikerjakan Dari Mana Saja

Bisnis dropship bisa kita kerjakan dari mana saja, asalkan kita punya koneksi internet dan juga gadget yang memadai. Hubungan dengan pihak supplier atau konsumen tetap bisa terjalin dengan baik yang bisa dilakukan secara online, misalnya melalui email, chating, dan media sosial.
  • 4. Tidak Ada Biaya Operasional

Tidak seperti bisnis konvesional yang membutuhkan biaya operasional yang cukup besar, bisnis dropship bisa dijalankan dengan biaya operasional yang sangat kecil, atau bahkan tanpa biaya operasional. Biaya yang biasa dikeluarkan oleh sebuah usaha adalah untuk biaya listrik, gaji pegawai, dan biaya sewa tempat. Sedangkan bisnis dropship, kita hanya mengeluarkan biaya yang sangat kecil, seperti biaya koneksi internet dan modem.

Kekurangan Bisnis Dropshiping

Selain keuntungan dan banyak kemudahan, bisnis sistem dropshiping juga memiliki kekurangan. Beberapa kekurangan sistem dropshiping adalah sebagai berikut:
  • 1. Info Stok Barang Kurang Up To Date

Info stok barang kurang up to date karena data stok barang ada pada suplier. Ketika pembeli telah memesan barang, bisa jadi barang tersebut stoknya telah habis tetapi belum di update oleh suplier.
  • 2. Keuntungan Kecil

Keuntungan yang biasanya diambil oleh penjual biasanya kecil. Sebenarnya penjual bisa saja menaikan harga sesuai keinginanya tetapi calon pembeli juga dapat melakukan perbandingan dengan lapak lain, bahkan jika calon pembeli jeli, pembeli bisa juga melihat si web suplier. Penjual biasanya akan menetapkan harga yang tidak jauh dari harga yang telah ditetapkan oleh suplier.
  • 3. Sulit Mendeskripsikan Barang

Membuat deskripsi sebuah barang hanya dapat dilakukan melalui apa yang dijelaskan oleh suplier. Penjual bahkan belum melihat sendiri barang yang akan dijual. Jika ada calon pembeli yang menanyakan lebih detil tentang suatu produk, penjual biasanya kesulitan untuk menjelaskannya hal ini dikarenakan penjual harus bertanya dulu kepada suplier.
  • 4. Sulit Menangani Komplain

Jika ada komplain seperti produk yang kurang sesuai dan pengiriman yang lama maka pembeli akan melakukan komplain kepada penjual, bukan suplier. Jika hal ini terjadi maka penjual yang akan selalu menerima keluhan.


Tips Memilih Suplier

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sebagai penjual dropshiper harus selektif untuk bekerjasama dengan suplier. Bagaimana memilih suplier yang dapat menjamin kualitas pelayanan? Beberapa tips yang bisa dipakai adalah sebagai berikut ini.
  • 1. Pilihlah Suplier Yang Mudah Untuk Dihubungi

Cobalah untuk melakukan kontak terlebih dahulu kepada suplier yang akan Anda pilih. Lakukan komunikasi dengan baik dan pastikan kemudahan untuk dihubungi serta jaminan pelayanannya.
  • 2. Pilihlah Suplier Yang Memiliki Sistem Yang Sudah Jelas

Sistem yang jelas ini meliputi bagaimana melakukan pemesanan barang, proses pengecekan barang, cara pembayaran, konfirmasi pembelian, hingga pengemasan dan pengiriman barang. Bahkan sampai pada penanganan komplain dan pengembalian barang. Anda perlu mencermati bagian ini sehingga tidak menimbulkan masalah nantinya.
  • 3. Memilih Suplier Dari Wholesale atau Grosiran

Biasanya suplier dari wholesale atau grosiran ini tidak mengambil untung yang terlalu besar tiap itemnya, tetapi lebih memanfaatkan pada jumlahnya barang yang lebih banyak.
  • 4. Pelajari Lebih Jauh Kredibilitas Suplier

Mempelajari kredibilitas suplier dilakukan untuk memantapkan Anda ketika akan menjalin kerjasama. Anda perlu melakukan penulusuran lebih jauh tentang suplier yang akan Anda kerjasamakan. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca ulasan-ulasan atau testimoni dari para pembeli dan penjual lainya yang ada di internet. Carilah beberapa sumber bacaan yang ada di internet yang berkaitan dengan suplier yang akan Anda pilih.
  • 5. Pilihlah Suplier Yang Menjual Harga Wajar

Banyak sekali barang murah yang ditawarkan di internet, tetapi tidak sedikit dari mereka yang kemudian terjadi penipuan. Harga sebuah barang pasti ditentukan oleh banyak faktor seperti biaya produksi, biaya promosi, dan keuntungan. Barang yang terlalu murah bisa jadi mengkhawatirkan seperti kualitas yang tidak baik (tidak sesuai dengan janjinya) atau bisa jadi penipuan. Untuk itu pilihlah barang dengan harga wajar dan keuntungan wajar. Pilihlah suplier yang menjual barang-barang dengan harga wajar. Anda dapat melakukan perbandingan harga dengan penjual yang lain pada produk yang sama.
Setelah Anda memahami sistem kerja dropship dan bagaimana tips memilih suplier yang baik, pertanyaan berikutnya adalah lalu siapa saja suplier-suplier tersebut. Ada banyak sekali suplier yang ada di internet. Langkah awal Anda bisa mencarinya melalui google search engine dengan mengetikan kata kunci Dropshiping, Sistem Dropship, atau suplier dropship. Anda akan mendapatkan banyak daftar suplier yang bisa di ajak kerjasama. Masing-masing suplier memiliki sistem kerjasama yang berbeda-beda. Ada yang mengharuskan membayar biaya registrasi dan ada juga yang gratis. Dengan panduan tips memilih suplier tersbut Anda dapat mempelajari calon suplier Anda dan memilihnya dengan lebih bijak.

Berikut ini adalah beberapa contoh suplier / wholesale yang mendukung sistem dropshiping:
  1. https://www.cakning.com/
  2. www.suplier.id
  3. www.rajadropship.com
  4. www.griyaunyu.com
  5. www.jakartagrosir.com

No comments:

Mohon untuk menggunakan kata yang tidak menyinggung unsur SARA. Dan juga tidak menggunakan unsur Phornography. Terima kasih telah mengikuti aturan dalam website ini.

Terima Kasih
Dwi Sulistiyo

@sulistiyo_27