8 KLASIFIKASI BAHAN PAKAN - Dwi Sulistiyo

Minggu, 28 April 2019

8 KLASIFIKASI BAHAN PAKAN

Baca Juga



Untuk menyusun sebuah ransum pakan ternak, peternak perlu mengetahui kandungan gizi pada berbagai jenis bahan baku pakan ternak yang akan dipakai. Hal ini sangat penting agar ransum pakan ternak yang disusun sesuai dengan kebutuhan hidup ternak baik energinya, proteinnya maupun vitamin dan mineralnya.

Berikut 8 Klasifikasi Bahan Pakan Ternak Menurut Sumbernya:

  1. Kelas 1 Hijauan Kering dan Jerami Kering
  2. Kelas 2 Hijauan Segar dan Jerami Segar
  3. Kelas 3 Silase
  4. Kelas 4 Pakan Sumber Energi
  5. Kelas 5 Pakan Sumber Protein
  6. Kelas 6 Pakan Sumber Mineral
  7. Kelas 7 Pakan Sumber Vitamin
  8. Kelas 8 Pakan Aditif

Kelas 1 Hijauan Kering dan Jerami Kering

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai hijauan pakan yang sengaja dikeringkan dan berbagai jerami kering yang telah dipanen dan dirawat. Kelas ini mengandung serat kasar yang tinggi yaitu lebih dari 18% dari bahan kering sehingga rendah kandungan energi yang tersedia per unit bobot. Contoh: hay rumput, hay jagung, jerami padi, jerami jagung dan sebagainya.

Kelas 2 Hijauan Segar dan Jerami Segar

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai hijauan pakan jerami yang sudah ataupun belum dipanen dan diberikan kepada ternak masih dalam keadaan segar. Contoh: rumput segar, rambanan, pastura dan sebagainya.

Kelas 3 Silase

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai pakan hijauan yang telah dipotong-potong atau dicacah-cacah dan yang telah mengalami fermentasi. Contoh: silase rumput, silase daun dan sebagainya.

Kelas 4 Pakan Sumber Energi

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai pakan yang mengandun protein kasar kurang dari 20 persen dan serat kasar kurang dari 18 persen dari bahan kering. Kelas 4 ini dapat silase ataupun non silase. Contoh: biji-bijan, butir-butiran, ubi-ubian dan sebaginya.

Kelas 5 Pakan Sumber Protein

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai pakan yang mengandung protein kasar lebih dari 20 persen dari bahan kering. Kelas 5 ini dapat berasal dari hewan ataupun dari tanaman. Contoh: tepung ikan, tepung daging, berbagai bungkil dan sebagainya.

Kelas 6 Pakan Sumber Mineral

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai bahan yang tinggi kadar mineralnya, ada yang sebagai sumber mineral mikro ataupun ada yang sebagai sumber mineral makro. Contoh: tepung tulang, tepung batu kapur, garam dapur dan sebagainya.

Kelas 7 Pakan Sumber Vitamin

Yang masuk kelas ini meliputi bahan yang tinggi kadar vitaminnya, dan yang hanya mengandung satu macam vitamin ataupun lebih dari satu macam vitamin. Contoh: tablet vit B1, tablet vit C, tablet vit B komplek, minyak ikan dan sebagainya.

Kelas 8 Pakan Aditif

Yang masuk kelas ini meliputi berbagai bahan yang tidak mengandung nutrien atau non nutrien yang ditambahkan ke dalam pakan dalam jumlah sedikit dengan tujuan tertentu. Misalnya untuk memacu pertumbuhan ataupun untuk memacu produksi. Contoh: anti biotika, obat-obatan dan sebagainya.

Selain ke delapan kelas tersebut diatas ada lagi yang disebut bahan subalan/palsuan (adulterants) yaitu bahan uang sengaja dicampurkan ke dalam pakan ataupun ke dalam pakan komersial. Dilihat dari namanya jelas mempunyai nilai nutrien yang lebih rendah dan harga yang lebih murah untuk detiap unit bobot yang sama dengan pakan murninya.

Baik, sekian dulu postingan kali ini sobat. semoga bermanfaat. jika ada yang ingin dalam bentuk materi kuliah, bisa didownload di bawah ini:



Tidak ada komentar:

Mohon untuk menggunakan kata yang tidak menyinggung unsur SARA. Dan juga tidak menggunakan unsur Phornography. Terima kasih telah mengikuti aturan dalam website ini.

Terima Kasih
Dwi Sulistiyo

@sulistiyo_27